Blue Flower

Information and Communication Technology (ICT) tentu saja bukan kata asing dalam kehidupan modern yang sedang kita jalani. ICT sangat mengambil peran penting dalam aktivitas keseharian kita, namun terkadang kita sendiri kurang begitu memahami apa sebenarnya ICT itu? ICT adalah gabungan dari beberapa kegiatan yang saling berkesinambungan yaitu dari kegiatan memproses, memanipulasi, mengelolah dan memindai informasi antar media, sehingga dapat menyebarkan informasi. Disini terlihat jelas bagaimana teknologi informasi dan komunikasi saling bekerja sama dalam menyempurnakan sistem yang dibangun karena kedua saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.

            Pemanfaattan ICT juga berpengaruh pada negara berkembang seperti masyarakat ekonomi ASEAN. Bahkan dapat dikatakan kemajuan suatu negara dapat diukur dari kemajuan negara tersebut memanfaatkan perkembangan ICT yang sudah ada sekarang. Umumnya ICT dimanfaatkan agar masyarakat dari seluruh penjuru dunia dapat saling berinteraksi dan tukar menukar informasi, karena sifat dari pada ICT yang cepat, murah, dan efisien dalam proses komunikasi. Selanjutnya bagi dunia pendidikan dapat membuat para pelajar memiliki pengetahuan ekstra yang dapat di eksplore sendiri dari web yang sudah disediakan atau pun sebagai buku elektronik (e-book). Bagi para pebisnis dapat menghemat biaya karena dapat dengan mudah mengiklankan produk yang diperjual belikan dan memudahkan untuk membangun relasi bekerja sama dengan pihak lain. ICT memberikan pelayanan nonstop 24 jam,  memberikan rasa puas dan nyaman pada pelanggan terhadap layanan yang mereka tawarkan. Dan yang paling penting bagi masyarakat sekarang adalah ICT dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru, seperti yang kita ketahui sejak perkembangan ICT masyarakat menjadi lebih konsumtif dalam pemakaiannya sehingga hal ini dimanfaatkan secara bijak oleh beberapa masyarakat. Mereka mempelajari ICT dan seluk beluknya sehingga mereka dapat juga menciptakan inovasi baru dan memberikan kesempatan bagi masyarakat lain yang ingin serius menekuni bidang ini untuk bergabung dengan mereka dan terciptalah lapangan pekerjaan yang baru.

            Industri ICT sebelum tahun 2000-an sudah lebih awal berkembang. Saat itu Antonio Santi Guiseppe Meucci menemukan telepon sebagai media komunikasi pertama bagi masyarakat, ini terjadi pada 1875. Selanjutnya, dari penemuan tersebut terjadilah perkembangan jaringan komunikasi kabel di seluruh dunia. Lalu sebuah transmisi suara tanpa kabel mulai di populerkan melalui siaran radio pada 1910-1920. Teknologi televisi berwarna hingga beresolusi sampai 343 garis juga ditemukan pada 1940. Kemudian perkembangan yang terjadi juga di ikuti dengan penemuan komputer yang terjadi pada 1943. Kemudian transistor muncul pada 1947 di ikuti rangkaian terpadunya pada 1957. Selanjutnya setiap perkembangan yang terjadi dalam dunia ICT sebelum tahun 2000-an diteruskan dengan rangkaian penemuan, pengembangan, dan penstabilan penggunaan semua teknologi yang baru maupun yang telah ada.

            Industri ICT sesudah tahun 2000-an ditandai dengan munculnya perangkat digital menggantikan peran perangkat analog yang sudah lebih dahulu dikenal oleh masyarakat. Konvergensi telekomunikasi dan komputasi multimedia yang mencakup kemampuan, keterampilan dan wawan untuk mengolah dan mengembangkan multimedia telah di dapatkan pada perangkat digital ini.  Dari abad 21 komputasi multimedia menjadi ciri khasnya, karena memiliki konsep sebagai cikal – bakal dari revolusi industri yang terjadi di abad 18. Saat itu revolusi industri menjadikan teknologi sebagai alat bantu kerja. Namun di abad 21 sekarang komputasi multimedia beralih fungsi yaitu sebagai alat untuk menggantikan kerja otak manusia. ICT yang di temukan pada abad ini adalah penemuan jaringan internet yang memberikan manfaat dan menjadi cikal bakal penggunaan ICT secara mendunia karena jaringan ini mempermudah kegiatan manusia.

            Era perkembangan informasi sekarang ini memungkinkan terjadinya perukaran informasi yang cepat tanpa hambatan ruang dan waktu. Berbeda ketika era agraris dan industri, dimana kemajuan suatu bangsa dalam era perkembangan informasi sangat bergantung pada kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan pengetahuan untuk meningkatkan produktisifitas. Tentunya kita pernah mendengar kata siapa yang menguasai ICT, ia bisa menguasai dunia. Benar saja arti dari kata ini, karena yang memegang peran penting sebagai kemajuan negara ataupun pribadi dari masyrakat sendiri terletak dari bagaimana ia berhasil menguasai dan memahami perkembangan ICT pada saat ini. Negara yang telah mampu memanfaatkan ICT dalam berbagai sektor baik pemerintahan, pendidikan, dan segala aspek kehidupan masyarakat akan semakin berhasil dan meningkat kualitas hidup bangsanya. Karenanya negara yang sadar dan menerapkan ICT dalam semua aspek kehidupan negaranya akan membudayakan masyarakat berbasis pengetahuan akan ICT sehingga dapat bersaing di era saat ini.

            Sejujurnya negara berkembang belum mampu mengintegrasikan teknologi ICT secara komprehensif dan membuat kita yang tinggal di negara berkembang tertinggal jauh dari negara maju yang lebih mampu mengintegrasikan teknologi tersebut secara sistemik/holistik. Kemajuan dan perkembangan ICT juga sangat berpengaruh dalam bidang ekonomi. Hal ini ditandai dengan kemunculan seta berkembangnya perdangangan elektronik (e-commerce) yang merupakan penyebaran, pembelian, penjualan, dan pemasaran barang maupun jasa dengan menggunakan sistem elektornik, internet, televisi, web, dan jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, serta sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. E-commerce juga memerlukan teknologi basis data atau pangkalan data (database), surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer lainnya, seperti sistem pengiriman baran dan alat pembayaran. E-commerce merupakan bagian dari e-business, tetapi cakupan e-business lebih luas seperti pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan.

            Bukan menjadi rahasia lagi apabila ada sebuah perkembangan yang terjadi dalam suatu bidang tentunya bukan hanya sisi postif saja yang diberikan, namun ada juga sisi negatif yang berasal dari penggunanya sendiri yang belum begitu sadar terhadap inti dan tujuan dari pada suatu perkembangan itu terjadi. Seperti perkembangan ICT yang juga menimbulkan kerawanan yang terletak pada kurangnya keamanan atas rahasia mengenai identitas pribadi. Kurangnya penjagaan dan pengawasan ini dapat memicu terjadinya cyber crime dapat berupa pencurian identitas yang dapat dimanfaatkan untuk hal yang bersifat negatif. Dan juga kerawanan yang sering terjadi adalah pembajakan hak cipta atas suatu barang atau hal. Memang ICT sangat memungkinkan kita untuk dengan mudahnya mendapatkan sesuatu secara cepat dan praktis, namun ingatlah dari perkembangan ini juga ada beberapa golongan masyarakat yang menggunakannya secara negatif. Budaya antisosial juga akan ikut mewabah di masyarakat apabila perkembangan ICT ini dimanfaatkan secara berlebihan.

Dalam era mobile phone, tentu perkembangan ICT semakin melesat. Segala sesuatu yang semula  diakses di komputer atau laptop, kini sudah ada di telepon genggam kita. Kemunculan internet semakin melengkapi penggunaan mobile phone. Praktis, efektif, efisien, dan tidak terbatas ruang dan waktu. Oleh sebab itu, mobile phone kini menjadi andalan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya untuk kebutuhan akan informasi dan komunikasi.

ICT juga membuka peluang karir bagi masyarakat. Kita dapat dengan mudah mencari lowongan pekerjaan melalui teknologi atau alat berbasis ICT ini karena suatu informasi lowongan kerja pasti ditujukan untuk masyarakat luas, dan ICT menjadi jawaban atas penyebaran informasi secara luas dan cepat. Peluang karir yang ditawarkan sangat beragam dan terbuka lebar bagi siapa pun yang membutuhkannya. Penerapan ICT ini juga dimaksudkan untuk menumbuhkan dan menambahkan keahlian dalam hal penggunaan dan pengelolan teknologi agar perkembangan ICT dapat terus berlangsung serta dapat menghadirkan kesempatan kerja baru. Bidang baru, pasti membutuhkan tenaga kerja yang baru. Oleh karena itu, kehadiran ICT memang dinikmati oleh sebagian besar masyarakat karena sangat terasa kemudahan dan manfaat yang ditawarkan.

Kita yang tinggal di negara berkembang perlu untuk terus mengembangkan ICT, apalagi sekarang jumlah penduduk yang semakin berkembang serta jangkauan wilayah yang luas tentu saja membutuhkan perkembangan teknologi ini. Namun ada juga tantangan yang dihadapi dalam menerapkan ICT di negara berkembang diantaranya diperngaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan pengetahuna, infrastruktur telekomunikasi yang masih terbatas jumlahnya, rendahnya keamanan tehadap suatu informasi, berkembangnya tindak kejahatan dan cacat hukum, serta faktor kebudayaan yang dianut oleh masing-masing negara berkembang.

Maka dari itu jadilah masyarakat yang sadar benar akan tujuan dari perkembangan teknologi ICT ini dengan bijak sehingga kita menjadi masyarakat cerdas dan aktif yang ikut memajukan perkembangan negara kita. Jangan menjadi masyarakat yang kecanduan tetapi jadilah masyarakat yang bijak dan melek teknologi.