Blue Flower

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Kali ini kita akan membahas mengenai Teknologi Komunikasi. Biasanya orang mendeskripsikan teknologi komunikasi sebagai sebuah alat yang digunakan untuk berkomunikasi. Saat ini banyak sekali alat komunikasi yang canggih digunakan oleh manusia. Namun teknologi komunikasi tidak semata-mata sebuah alat komunikasi, melainkan teknologi komunikasi menekankan pada bagaimana suatu hasil data agar dapat disalurkan, disebarkan dan disimpan ke tempat yang kita tuju, lain halnya dengan teknologi informasi lebih menekankan pada hasil data yang akan diperolh nantinya. Teknologi informasi berkembang dengan cepat seiring meningkatnya perkembangan komputer sebagai teknologi komunikasi yang ada. Sedangkan teknologi komunikasi berkembang seiring meningkatnya teknologi elektronik, sehingga informasi dapat tersampaikan dengan tepat dan juga cepat.

Untuk mengetahui pengertian teknologi informasi terlebih dahulu kita harus mengerti pengertian dari teknologi dan informasi itu sendiri. Berikut ini pengertian teknologi dan informasi: Teknologi adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Informasi adalah hasil pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian/penataan dari sekelompok data yang mempunyai nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya. JadiTeknologi Informasiadalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.

Dalam kehidupan sehari-hari peran teknologi komunikasi sangat penting. Akibat perkembangan teknologi sudah semakin pesat maka kebutuhan manusia terhadap teknologi juga semakin besar. Teknologi komunikasi ditekankan pada sebagaimana suatu hasil data dapat disalurkan, disebarkan dan disampaikan ke tempat tujuan sedangkan teknologi informasi lebih ditekankan pada hasil data yang diperoleh. Teknologi informasi berkembang cepat dengan meningkatnya perkembangan komputer dengan piranti pendukungnya serta perkembangan teknologi komunikasi yang ada. Teknologi komunikasi berkembang cepat dengan meningkatnya perkembangan teknologi elektronika, sistem transmisi dan sistem modulasi, sehingga suatu informasi dapat disampaikan dengan cepat dan tepat.

Teknologi komunikasi diadopsi dari suatu difusi, yaitu difusi inovasi. Difusi inovasi adalah sebuah teori yang menggambarkan bagaimana sebuah ide dan teknologi yang masih baru, kemudian tersebar ke dalam suatu kebudayaan. Teori ini dipopulerkan oleh Everett Rogers pada tahun 1964 yang terdapat di dalam bukunya yang berjudul Difusion Of Innovations ini, menjelaskan arti difusi sebagai suatu proses dimana sebuah inovasi dapat dikomunikasikan melalui berbagai macam saluran dengan skala periode waktu tertentu ke dalam sebuah sistem sosial. Teknologi komunikasi telah berkembang sehingga tidak ada masyarakat modern yang mampu bertahan tanpa komunikasi. Konsep ini yang mendasari bahwa manusia memiliki kebutuhan berinteraksi sosial. Komunikasi yang bersinggungan dengan kehidupan berbudaya dalam arti yang seluas-luasnya (termasuk lintas budaya) terjadi dalam beragam wujud dan bentuk. Perkembangan teknologi turut memberikan arti yang sangat penting dalam bidang komunikasi dan interaksi sosial dapat berlangsung dan tercipta tanpa adanya batasan ruang dan waktu. Peran komunikasi sebagai penggerak interaksi sosial dalam masyarakat dapat terus berkembang dalam setiap aspek kehidupan masyarakat yang bertujuan untuk memenuhi kepentingan dan kebutuhan individu maupun kelompok. Perkembangan teknologi komunikasi tidak dapat dilepaskan dari suatu konteks perubahan masyarakat dalam arti luas. Perluasan teknologi komunikasi memiliki posisi disetiap ilmu interdisiplin dan saling berkaitan dalam hal perkembangan ilmu-ilmu khususnya sebagai sarana pemahaman dan penyebaran ilmu agar dapat dipahami masyarakat secara rinci dan jelas. Teknologi komunikasi dilihat sebagai keberadaannya yang unik dan objektif mengalami perkembangan demi kebutuhan manusia dari segi pemanfaatan teknologi komunikasi itu sendiri.

Teori Critical Mass kemudian muncul yang merupakan turunan dari difusi inovasi. Dalam segi arti, menurut kamus Bahasa Inggris, "critical" memiliki arti kritis, dan "mass" yang berarti massa (lebih dari satu orang). Jadi critical mass adalah kelompok massa, yang merupakan warga negara untuk mampu mengentaskan negaranya dari keterpurukan dan masa - masa kritis ke arah yang lebih baik (kebangkitan) demi kemajuan bangsa atau negaranya. Warga negara yang dimaksud adalah orang - orang yang mempunyai pemikiran yang maju untuk dapat membangun bangsa, mempunyai disiplin yang tinggi, serta memiliki etos kerja yang baik dan juga profesional.

Kemudian muncul lagi teori lain dalam teknologi komunikasi yaitu Teori Uses and Gratification. Teori ini mempertimbangkan tentang apa yang dilakukan orang terhadap media, yaitu media sebagai pemuas kebutuhnnya. Teori ini meyakini bahwa individu sebagai makhluk selektif dan supra-rasional. Teori ini terbagi atas tiga fase. Fase pertama ditandai dengan diberikannya deskripsi tentang orientasi subgroup audiens untuk bisa memilih ragam di dalam media. Dalam fase kedua, menawarkan operasionalisasi sosial dan psikologis yang menandai dimulainya penelitian gratifikasi media. Sedangkan fase ketiga, ditandai adanya usaha menggunakan data gratifikasi untuk menjelaskan cara lain dalam proses komunikasi, dimana harapan dan motif audiens mungkin berhubungan.

Selanjutnya teory Media System Dependency yang didefinisikan sebagai teori ketergantungan media. Teori ini menyatakan jika semakin seseorang tergantung dengan media yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, maka media tersebut akan menjadi penting dan dijadikan prioritas bagi orang tersebut. Teori ini diperkenalkan oleh dua tokoh, yaitu Sandra Ball-Rokeach dan Melvin DeFleur. Mereka juga memperkenalkan model yang menunjukkan adanya hubungan integral yang tidak bisa dilepaskan antara media, pemirsa dan juga sistem sosial. Besarnya tingkat ketergantungan media dama hal ini, meliputi dua hal. Pertama, individu akan lebih condong untuk memakai media yang menyediakan kebutuhannya jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan media lainnya. Misalnya, jika anda menyukai berita olahraga, maka anda akan membaca atau membeli majalah yang dikhususkan berisi tentang segala hal yang berbau olahraga. Kedua, presentase ketergantungan juga ditentukan pada stabilitas sosial.

Lalu disusul oleh Social Learning Theory (Teori Pembelajaran Sosial) adalah perluasan dari teori pembelajaran perilaku tradisional (behavioristik). Teori yang dikembangkan oleh Albert Bandura ini menerima sebagian dari adanya prinsip - prinsip teori pembelajaran perilaku. Jadi dalam teori pembelajaran sosial kita akan menggunakan penjelasan – penjelasan reinforcement eksternal dan penjelasan – penjelasan kognitif internal untuk memahami bagaimana belajar dari orang lain. Dalam pandangan belajar social " manusia " itu tidak didorong oleh kekuatan – kekuatan dari dalam dan juga tidak dipengaruhi oleh stimulus – stimulus lingkungan.

Lalu ada Teori Long Tail berbunyi "Kultur dan ekonomi kita terus bergeser menjauh dari fokus terhadap sejumlah hits yang relatif sedikit (produk-produk dan pasar-pasar utama) di bagian Head pada kurva permintaan dan beralih ke pasar-pasar khusus (niche) yang banyak sekali di bagian Tail. Di zaman yang tidak mengenal ruang rak fisik dan efek leher botol (bottle neck) dalam masalah distribusi maka barang-barang dan jasa dengan sasaran terarah meski masing-masing hanya sedikit secara ekonomi bisa sama menarik dengan yang terdapat di pasar utama (mainstream)." Long Tail atau ekor panjang sejatinya adalah gambaran sebuah kurva pada grafik penjualan suatu produk.

Prinsip Relative Constancy (Prinsip Ketetapan Relatif) adalah model untuk menganalisis seberapa banyak uang yang telah dihabiskan pada media, baik yang dihabiskan oleh konsumen ataupun oleh pengiklanan. Dalam bentuk yang paling sederhana, prinsip ketetapan relatif menunjukkan bahwa proporsi yang relatif konstan kekayaan nasional dihabiskan oleh para media di setiap tahunnya. Satu - satunya cara bagi setiap jenis media tertentu, baik televisi, radio atau pun internet, meningkatkan basis pendapatanya untuk menangkap pendapatan dari media lainnya untuk perluasan ekonomi.

Information society atau masyarakat Informasi adalah sebuah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan sebuah masyarakat dan sebuah ekonomi yang dapat membuat kemungkinan terbaik dalam menggunakan informasi dan teknologi komunikasi baru (new information and communication technologies(ICT’s)). Pengertian lain dari informastion society atau masyarakat informasi adalah suatu keadaan masyarakat dimana produksi, distribusi dan manipulasi suatu informasi menjadi kegiatan utama. Jadi dapat dikatakan bahwa pengolahan informasi adalah inti dari kegiatan.

Masyarakat Informasi menghadapkan kita pada tantangan-tantangan baru dan kesempatan perkembangan-perkembangan menuju seluruh area dari masyarakat. Dampak dari teknologi informasi dan komunikasi telah menjadi sebuah sefinisi sementara yang kuat, dan ini menstransformasi aktivitas ekonomi dan sosial. Kunci yang penting dari jaringan teknologi dalam masyarakat informasi adalah teknologi membantu kita untuk membuat koneksi-koneksi baru. Koneksi-koneksi dimana tantangan tradisional menerima apa yang mungkin, dan ketika hal tersebut menjadi mungkin. Perkembangan masyarakat informasi telah menjadi bagian penting untuk masyarakat informasi sebagai ekonomi kecil yang terbuka di dalam pengembangan jaringan ekonomo global, dimana pengetahuan berbasis pada inovasi yang menjadi kunci sumber dari penopang keuntungan yang kompetitif.

ICT sebagai sarana pembangunan ekonomi dan sosial, dan memenuhi sasaran pembangunan. Information and communication technologies (ICT) adalah penting untuk terwujudnya lingkungan ekonomi global yang berpengetahuan dan oleh karenanya memainkan peran yang penting dalam mempromosikan pembangunan yang berkelanjutan dan menghapus kemiskinan. Potensi ICT untuk memberdayakan masyarakat sangat besar. Hal ini terutama dalam kasus untuk orang cacat, wanita, generasi muda dan pribumi. ICT dapat membantu membangun kapasitas dan keterampilan untuk menciptakan peluang kerja yang lebih banyak, membantu usaha kecil dan menengah, dan meningkatkan partisipasi serta menginformasikan pembuat keputusan pada setiap level melalui peningkatan pendidikan dan latihan, khususnya bila disertai dengan penghormatan sepenuhnya terhadap keanekaan bahasa dan budaya. Inovasi teknologi dapat menyokong secara nyata untuk memberikan akses yang lebih baik kepada layanan kesehatan, pendidikan, informasi dan pengetahuan, sebagaimana juga menawarkan variasi sarana yang lebih luas dimana masyarakat dapat berkomunikasi, sehingga mendukung promosi pemahaman yang luas dan peningkatan kualitas kehidupan warga dunia.

Seperti halnya newsgroup, mailing list atau milis juga merupakan sarana untuk bertukar informasi melalui media intenet. Hanya saja mailing list menggunkan media E-mail untuk melakukan penyampaian informasi. Apabila anda tergabung dalam sebuah mailing list, maka apabila anda mengirimkan sebuah E-mail, maka seluruh peserta mailing list tersebut akan menerima email anda. Untuk berpartisipaasi dalam mailing list ini, anda harus mendaftarkan nama dan E-mail anda terlebih dahulu.