Blue Flower

 

Saya dapat mengibaratkan internet sebagai dewa di masa sekarang ini. Mengapa demikian? Karena internet mengetahui apa saja. Kita mau mencari jawaban dari segala pertanyaan, pasti internet tahu. Seperti mencari alamat, mencari biografi tokoh penting, mencari jurnal penelitian, apapun itu pasti kita dapat mendapatkannya di internet. Internet dapat membantu pekerjaan kita menjadi jauh lebih mudah, namun menciptakan pengikisian terhadap budaya kita dari hari ke hari. 

Sejarah Perkembangan Internet

Internet ini pada dasarnya dikembangkan untuk melanjutkan penelitian senjata di Livermore laboratorium dan laboratorium lainnya intinya adalah untuk keperluan militer pada saat itu. Tahun 1972 dapat dikatakan sebagai tahun lahirnya internet, pada tahun ini ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) yang merupakan sebuah jaringan komputer yang dibuat oleh ARPA (Advanced Research Project Agency) dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969 mendemonstrasikan kepada publik untuk pertama kalinya tentang email, mengakusisikan jaringan internet dan hal penting lainnya. Selanjutnya, pada tahun 1991 internet mulai terbuka untuk pengguna komersial, HTML yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web mulai dikembangkan dan World Wide Web juga lahir di tahun yang sama ini dimana sekarang hampir semua alamat di internet menggunakan “www” di depannya dan banyak yang mengatakan bahwa www ini adalah internet padahal sebenarnya hanyalah merupakan bagian dari internet yang menyediakan informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi juga gambar, video atau yang lainnya.  Tahun 1995 Amazon.com yang merupakan perusahaan daring terbesar di Amerika Serikat memperkenalkan e-commerce atau perdagangan melalui internet yang sampai saat ini masih terus berkembang pesat. Marc Andreesen merilis penjelajah web pertama yang diberi nama Mosaic dengan adanya Mosaic ini membuat kemajuan untuk komputer- komputer standard untuk bisa menjelajahi web juga. Namun, Mosaic ini berubah menjadi sebuah perusahaan yang bernama Netscape dari baru dirilisnya sudah berhasil mempunyai lebih dari 50 juta pengguna dan system operasinya berubah menjadi untuk kepentingan komersial dan di tahun ini internet benar-benar berkembang dan digilai masyarakat, mulai membentuk budaya di masyarakat, dan menciptakan fenomena ekonomi yang menakjubkan. Tahun ini sering disebut juga sebagai tahun “dot-com boom”. Pada tahun-tahun berikutnya yaitu tahun 2007 dan 2009 web 2.0 muncul sebagai generasi kedua layanan berbasis web seperti jejaring sosial dan jejaring informasi yang menekankan kolaborasi online diantara penggunanya atau dapat disebut sebagai sebuah revolusi. Google muncul dan menyebabkan serangan dunia maya yang membludak karena diterima masyarakat dengan tangan terbuka dan internet terus berkembang sampai saat ini dan perusahaan-perusahaan terus bersaing membuat sebuah web yang berguna bagi masyarakat dan bagi dirinya untuk mendapat keuntungan.

 

Teknologi Jaringan Internet

 Pasti sekarang smartphone saya dan teman-teman semua jaringannya sudah 4G bukan? Atau minimal sudah 3G. Bila ada 3 dan 4 pasti ada 1 dan 2. Apasih perbedaannya?

 Teknologi jaringan 1G ini pertama kali muncul pada tahun 1970, jaringan ini hanya mampu digunakan untuk keperluan telfon menelfon saja karena cara kerjanya yang masih sederhana dengan memanfaatkan sinyal analog. Seperti yang telah disinggung pada pertemuan kita yang pertama telpon genggam dengan jaringan 1G ini ukurannya sangat besar dan berat dan menyusahkan tentunya dibandingkan dengan HP kita sekarang yang nyaman untuk dibawa kemana-mana karena bentuknya yang kecil. Seperti halnya televisi, jaringan analog akhirnya beralih ke jaringan digital pada tahun 1990-an dan jaringan 1G digantikan dengan teknologi jaringan 2G yang tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk keperluan telfon tapi sudah mulai bisa untuk menerima data berukuran kecil seperti pesan multimedia. Antara peralihan 2G ke 3G diselingi dengan adanya jaringan 2,5G yang lebih kita kenal sekarang dengan sebutan GPRS yang mampu meningkatkan kecepatan transfer data sampai dengan 50 kbps dan teknologi jaringan 2,75G atau EDGE yang mampu meningkatkan kecepatan transfer data sampai dengan 1 mbps. Generasi ketiga yaitu jaringan 3G muncul pada tahun 1998 hampir sama dengan tahun lahir kita di mana dengan adanya 3G ini kecepatan terus meningkat sampai kemampuan mampu mengirimkan video dan streaming dengan kualitas jaringan yang baik .Jaringan 3G ini disebut juga sebagai mobile broadband yang pertama yang artinya kemampuan untuk mengakses internet melalui ponsel tanpa kabel. Kecepatan transfer data mencapai 100mbps saat ini berkat adanya teknologi jaringan 4G yang akan sangat mungkin untuk terus berkembang lagi mungkin aka nada 5G, 6G? tidak ada yang tahu. Selain itu, teknologi jaringan internet juga memiliki 3 bagian yaitu LAN; MAN ; dan WAN . Perbedaan di antara ketiga itu adalah cangkupan jaringannya.

 

 Konsep Global Village( Mc Luhan)

 Marshall McLuhan dalam bukunya yang berjudul Understanding Media: Extension of A Man menganalogikan perkembangan teknologi komunikasi yang salah satunya adalah internet sebagai desa global, global yang artinya sangat luas atau sangat besar. Maksudnya adalah seperti desa global siapapun boleh datang berkunjung dan apapun yang terjadi di desa itu dapat diketahui semua orang karena itu desa global, begitu juga dengan teknologi komunikasi ini yang dapat di akses oleh siapa saja dan dimana saja. Hal ini bisa terjadi karena penyebaran informasi yang sangat cepat dan dalam tingkatan massive di tengah masyarakat melalui internet ini. Pendapat atau ramalan McLuhan ini nyatanya telah menjadi kenyataan dan hal itu tidak bisa dipungkiri bahwa semua masyarakat sangat bergantung dengan teknologi terutama teknologi komunikasi saat ini bukan? Mengerjakan tugas dengan membaca buku demi buku, menulis surat untuk berkomunikasi sudah sangat jarang untuk ditemui di jaman sekarang bukan?

 

 Manfaat dan Pengaruh Internet Bagi Masyarakat dan Industri Media

 Internet mau diakui ataupun tidak telah membawa banyak manfaat dalam kehidupan kita. Mengerjakan tugas dengan waktu lebih cepat, mencari hiburan dengan lebih mudah dan gratis, menambah wawasan dengan membaca berita baik yang terjadi di dalam maupun luar negeri, membuka usaha online, membuat promosi menjadi cepat dan mudah, mencari tahu ini dan itu semuanya adalah manfaat dari internet yang tidak akan habis bila disebutkan satu persatu. Yang jelas internet sangat bermanfaat bagi kita semua membuat semuanya menjadi lebih mudah, apakah kalian ada yang tidak sependapat? Namun, kita harus melihat segala sesuatu dari dua sisi. Ada manfaat baik namun menimbulkan pengaruh buruk pula. Pasti kalian tidak asing lagi bila saya mengucapkan istilah “budaya instan” ataupun “pengikisan budaya” bukan? Itulah yang terjadi dengan adanya internet ini. Segala sesuatu menjadi mudah sehingga manusia jaman sekarang sangat sulit untuk berusaha karena telah terbiasa dengan yang instan-instan. Maraknya kasus korupsi juga berawal dari mental instan ini sebenarnya. Orang tidak mempunyai uang tidak mau berusaha karena diangggap terlalu lama lalu mencuri hak orang lain, begitu bila mau diberi contoh kasar. Dengan penyebaran informasi yang tidak ada batasannya ini juga budaya lokal kita dapat terkikis, karena kita bisa dengan mudah menyaksikan apa yang di budaya barat dan menjadi terbiasa karena kita menelannya mentah-mentah tanpa berpikir kritis dan jadilah kita hidup kebarat-baratan. Kreativitas kitapun menurun karena kita terbiasa meniru yang sudah ada bukannya menciptakan dan maraknya kasus plagiarisme dll yang sudah pasti merugikan sebagian besar masyarakat yang ingin berkarya hanya untuk kepentingan pribadi kita. Internet juga berpengaruh terhadap kehadiran industri media. Internet ini dapat mengancam kehidupan media-media lain karena internet ini sekarang sedang menjadi primadona. Semua yang media lain berikan, internet juga bisa memberikannya bahkan lebih. Jadi, media lain harus bisa mengalahkan internet ini agar dapat terus bersaing jangan sampai media lain tenggelam.

 

 Konsep Digital Divide dan Information Superhighway

 Digital Divide adalah suatu bentuk kesenjangan digital yang disebabkan perbedaan kemampuan untuk menggunakan teknologi dan yang tidak yang dipengaruhi oleh perbedaan kondisi ekonomi dan letak geografis. Seperti halnya yang terjadi antara kita dengan orang tua kita yang biasa kita sebut “Gaptek” atau Gagap teknologi itu juga bisa disebut sebagai digital divide. Namun, dengan berhasilnya internet masuk ke dalam kehidupan masyarakat digital divide ini dapat semakin menurun karena informasi jadi mudah diakses sekarang ini. Sedangkan yang disebut dengan Informatian Superhighway adalah sebutan untuk betapa mudahnya informasi itu tersebar dan diakses dan salah satunya berkat adanya internet ini. Misalnya terjadi bencana gempa bumi di Australia, kita dapat dengan cepat seperti hanya dalam 3 menit untuk mengetahui berita tersebut karena pasti akan diposting di internet dan lalu menyebar dari satu mulut ke mulut padahal kita berada di benua yang berlainan. Itulah kemampuan information superhighway sendiri bahkan lebih hebat dari kemampuan superhero yang pernah ada dalam hal kecepatan penyebaran informasi tanpa batasan ruang dan waktu.

 

 Fungsi Internet

 Seperti manfaatnya, internet ini memiliki beberapa fungsi yang dapat membantuk kehidupan kita. Kita sebagai manusia tentu pernah merasakan lelah, dengan adanya internet ini kita dapat terhibur dengan streaming film atau misalnya hanya sekedar mendegarkan lagu dari penyanyi favorit kita. Lagi dan lagi dapat menambah wawasan karena informasi yang bersifat edukasional tersedia disini. Penyebaran informasi seperti information superhighway. Mendorong kemajuan dalam dunia bisnis melalui internet yang sangat membantu karena internet dapat diakses berbagai kalangan apalagi sekarang sedang marak bisnis jual beli online dan promosinya gencar-gencaran sehingga pembeli kita tidak perlu jauh-jauh ke took melainkan menjadi lebih mudah tinggal kirim.

 

 Intinya internet atau teknologi apapun itu sangat bermanfaat bagi kita. Tetapi, jangan sampai manfaat itu kita rusak untuk hal-hal yang tidak perlu karena akan berdampak bagi generasi penerus kita nanti. Semua bergantung bagaimana penggunanya mampu memanfaatkannya secara bijak dan jangan sampai menjadi budak internet apalagi ketergantungan. Kita perlu sadar internet hadir hanya untuk membantu dan kita memiliki kemampuan di luar itu, ia bukanlah dewa yang perlu kita sembah.

 

Sumber :

 Grant, A. E., & Meadows, J. H. (2008). Communication Technology Update and Fundamentals (11th ed.). Burlington: Focal Press.

 Straubhaar, Joseph, Robert LaRose, dan Lucinda Davenport. (2006). Media Now: Understanding Media, Culture,  and Technology Seventh Edition. USA: Wadsworth.