Blue Flower

                Kebanyakan orang pada zaman ini meggunakan radio sebagai teman di dalam kendaraannya. Mereka mendengarkan radio ketika sedang dalam perjalanan, yang tentunya sebagai sarana hiburan. Bila kita tarik mundur kebelakang. Dulu, radio digunakan oleh para maritim. Jadi pengiriman pesan berupa kode morse antara kapal dan darat dengan radio. Penggunaan radio dalam maritim yang paling di kenang adalah ketika peristiwa tenggelamnya kapal Titanic pada 1912, radio menjadi media untuk komunikasi antara operator di kapal yang tenggelam dengan kapal terdekat dan mengkomuniksikan dengan stasiun yang berada di daratan.  Bahkan peristiwa tenggelamnya tersebut dapat di saksikan dan di buat film yang mengharukan dan menyentuh hati seluruh penonton.

                Penyiaran radio sudah mulai dilakukan pada tahun 1920an, pesawat radio paling populer beredar saat itu di Amerika Serikat dan Eropa.  Informasi telah menjadi suatu kebutuhan yang sangat penting untuk masyarakat. Perkembangan teknologi dan komunikasi menjawab permintaan tersebut melalui dunia penyiaran. Penyiaran berkaitan erat dengan spektrum frekuensi radio dan orbit satelit geostasioner berupa sumber daya alam yang terbatas sehingga pemanfaatannya dapat di atur secara efektif dan efisien. Terdapat radio AM (Modulasi Amplitudo) yang memodulasikan gelombang radio ke gelombang audio dimana kedua gelombang memiliki amplitudo yang konstan.  Radio AM ini awalnya hanya untuk telegram nirkabel. Kekurangan AM adalah kualitas suara yang buruk sehingga saat ini kurang diminati untuk penyiaran komersial.

                Radio FM (Modulasi Frekuensi) memiliki prinsip kerja yang serupa dengan radio AM yaitu dengan memodulasi gelombang radio dengan gelombang audio. Bedanya, pada radio FM proses modulasi menyebabkan perubahan pada frekuensi. Sekitar tahun 1960, FM menjadi sistem yang sangat mapan. 200 stasiun radio terbesar di Amerika. FM menjadi penyokong gelombang mikro dan diakui sebagai salah satu sistem unggulan di berbagai bidang komunikasi.  Selanjutnya adalah radio internet.  Melalui radio internet, memungkinkan masyarakat seluruh penjuru dunia mendengar siaran radio asalkan pendengar memiliki perangkat internet. Radio Satelit mentrasmisikan gelombang audio menggunakan signal digital. Sistem radio satelit ini sangat mahal karena menggunakan satelit  namun keuntungannya adalah kualitas suara yang dihasilkan sangat jernih.

                Penyiaran berarti proses atau kegiatan memancarkan siaran melalui sarana pemancaran atau sarana transmisi di darat maupun laut dengan spektrum frekuensi radio berbentuk gelombang elektromagnetik yang merambat melalui kabel, udara, dan media lain yang dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh seluruh pendengar. Ada 5 syarat yang harus terpenuhi untuk dapat melakukan penyiaran, yaitu : harus ada spektrum frekuensi radio, sarana pemancaran dan transmisi, adanya perangkat penerima siaran (receiver), ada siaran berupa program atau acara, dan harus dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh seluruh pendengar.

                Sebenarnya, agar penyiaran dapat terlaksana, diperlukan 3 unsur yang mendukung untuk menghasilkan siaran tersebut, yaitu studio, transmitter, dan pesawat penerima yang ketiganya umum disebut trioligi penyiaran. Sistem radio biasanya terintegrasi dari berbagai sistem, misalnya bagian audio, video sistem, dan pencahayaan serta dilengkapi prasarana seni atau art sebagai pendukung produksi yang khususnya untuk produksi bidang audio visual. Studio merupakan tempat di produksinya informasi dan tempat penyiaran berlangsung. Dalam proses penyiaran, acara terbagi menjadi 2 kategori yaitu Live Event berupa program music, berita dan recording event.

                Transmitter merupakan unsur dalam penyiaran yang memiliki fungsi mengantarkan gambar dan suara dari studio berupa gelombang elektromagnetik yang membawa muatan informasi dan pesan untuk memancarkan atau disalurkan melalui kabel atau serat optik.  Dan pada pesawat penerima berfungsi untuk mengubah gelombang elektromagnetik yang membawa informasi berupa signal suara menjadi bentuk pesan yang di nikmati.  Pemancaran tersebut terbentuk melalui microfon dan kemudian pancarannya diterima oleh sistem antenna untuk diteruskan ke pesawat penerima dan signal suara tersebut diubah kembali menjadi audio atau loadspeaker.

                Pengiriman informasi menggunakan signal digital dapat dikenal juga dengan nama radio digital yang segaligus merupakan penerus dari generasi analog. Penyiaran ini mengubah informasi analog menjadi angka biner yang nilainya selalu berubah sesuai dengan besaran signal audio analog yang masuk. Proses ini yang dinamakan code atau decode. Kemudian tejadi proses modulation dimana pemancar radio digital memproses signal audio digital yang masuk untuk dipancarkan. Begitu pula kebalikannya yang disebut demodulation. Radio digital memiliki kelebihan yaitu kualitas suara yang lebih baik dibandingkan radio konvensional dan jernih seperti HD, dilengkapi dengan layanan bersifat interaktif dan ubiquitous yakni dimana saja, kapan saja, dan dengan alat apa saja.

                Jika dilihat dari sejarah, jenis, dan unsur penyiaran radio, tentulah alat telekomunikasi ini sangat bermanfaat dan penting bagi masyarakat. Intinya adalah radio menjadi sarana komunikasi yang efektif untuk penyebaran informasi penting yang perlu diketahui orang banyak. Melalui siaran- siaran radio seperti news atau berita, radio sangat membantu masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan. Seperti informasi jalan macet, berita anak hilang, informasi cuaca dan sebagainya. Disamping fungsi komunikasi tersbut, radio pun dapat dijadikan sebagai sarana hiburan bagi para pengendara. Mereka yang penat saat menghadapi kemacetan, memiliki hiburan tersendiri ketika mendengarkan siaran yang berbau humor.

                Teknologi komunikasi bidang telekomunikasi memang menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Munculnya televisi internet di media baru ini membuat reputasi dan peminat radio mengalami penurunan. Karena radio hanya mampu menyiarkan gelombang suara (visual), sedangkan televisi dan internet mampu menyebarkan informasi secara audio visual yang pastinya akan terlihat lebih menarik dan menggoda. Peminat dan frekuensi pengguna radio pun semakin menurun. Kebanyakan orang hanya mendengarkan radio ketika dalam kendaraan. Hanya sebatas itukah? Radio harus mampu mempertahankan eksistensinya dan tetap diminati masyarakat.

                Format radio saat ini yang dijabarkan oleh Michael C.Keith terdiri atas 4. Yaitu

·         AC (Adult Contemporary) yang berkarakteristik untuk kaum muda maupun dewasa yang menyiarkan pop masa kini, soft rock, dan balada.  Menyiarkan berita olahraga, ekonomi dan politik.  Format ini kemudian berkembang ke format lain seperti Middle of the road.

·         Contemporary Hit Radio (CHR) digunakan untuk pendengar dengan kisaran usia 12-20 tahun. Paling populer berisi lagu baru dan terlaris. Berita disiarkan seputar gossip idola dan tips- tips praktis. Biasanya CDR tidak memutar lagu yang sama dalam waktu yang cukup dekat dan perpindahan antar lagu cukup cepat.

·         All news/ All Taks muncul sekitar tahun 1960. Sasaran dari siaran radio ini adalah masyarakat dengan kisaran umur 25-50 tahun. Berita yang berisi bincang politik dan ekonomi yang menjadi unggulan.

·         Classic atau Oldies diperuntukan bagi kalangan tua berumur 35-60 tahun. Memutar lagu- lagu klasik, menyajikan berita kilas balik masa lalu dan berita misrtik.

 

Saat ini terdapat juga format lain yang sangat umum dan dekat dengan kita yaitu radio kampus, radio non komersial, dan sebagainya.